Senin, 27 Januari 2014

[Review] First Love Dilemma by Pricillia A.W.

First Love Dilemma

Judul: First Love Dilemma
Penulis: Pricillia A.W.
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Cetakan: 1, Februari 2011
Tebal: 256 halaman
Dikasih sama Kak @dinoynovita. Thank yoooouu :*

Sejak kematian mamanya dan kepergian cinta pertamanya, hidup Azura terpuruk. Azura yang periang berubah menjadi gadis pendiam. Namun, pertemuannya dengan Tristan membuat hidup Azura kembali berwarna. Gadis itu mulai berani membuka hatinya, dan pelan-pelan mampu membalut luka lama yang awalnya tidak pernah disentuhnya.

Tetapi, ketika Azura mulai berani menata masa depan dengan Tristan, masa lalu seolah tak bisa melepaskannya. Azura bertemu kembali dengan cinta pertamanya, yang ternyata adalah adik Tristan. 

Manakah yang akan dipilih Azura, melanjutkan cinta masa lalunya atau merajut cinta baru?

Rabu, 22 Januari 2014

[Review] Misteri Soliter by Jostein Gaarder

Misteri Soliter by Jostein Gaarder

Judul: Misteri Soliter
Penulis: Jostein Gaarder
Alihbahasa: Anton Kurnia, Septina Ferniati
Penerbit: Jalasutra
Cetakan: 1, Juli 2002
Tebal: 443 halaman
Pinjem punya kakak ipar

Hans Thomas--seorang bocah lelaki berumur 12 tahun yang cerdas dan penuh rasa ingin tahu--melakukan perjalanan bersama ayahnya ke Yunani untuk mencari ibunya. Ayahnya pemabuk tapi jenius; dia memancing Hans Thomas dengan pertanyaan-pertanyaan kritis dan berkisah tentang hal-hal aneh.

Dalam perjalanan itu serangkaian kejadian luar biasa terjadi: seorang lelaki kerdil memberi Hans Thomas sebuah kaca pembesar; seorang tukang roti tua memberinya kue dan buku mungil yang berkisah tentang seorang pelaut yang terdampar di pulau terpencil. Di pulau antah-berantah berpenghuni seperangkat kartu remi bernyawa itu berkelindan teka-teki permainan soliter yang menjalin sejarah panjang sebuah keluarga selama tiga generasi; sebuah 'permainan' yang membuktikan adanya hubungan kausalitas sekaligus menohok kita dengan pertanyaan mendasar tentang causa prima: Apakah Tuhan ada?

Jostein Gaarder dalam misteri soliter ini kembali mempertunjukkan kejenialannya. Menurut sejumlah komentar ia mencapai tingkat puncak dengan berhasil memadukan fantasi, mitologi, filsafat, juga pendidikan. Buku ini memang sangat nikmat dibaca, bisa disarankan agar dibaca siapa pun.

Senin, 20 Januari 2014

[Review] 4 Ways to Get a Wife by Hyun Go Wun

4 Ways to Get A Wife

Judul: 4 Ways to Get a Wife
Penulis: Hyun Go Wun
Penerjemah: Putu Pramania Adnyana
Penerbit: Haru
Terbit: Desember 2012
Tebal: 356 halaman

Dicari: Istri Kontrak
Persyaratan: Usia 25-30 tahun, fisik sehat, dan penampilan rapi. IQ di atas 130. Memiliki pekerjaan tetap.

Kesepakatan: Diberikan uang kontrak dan upah per tahun standar lulusan universitas. Disediakan pakaian dan pembantu rumah tangga. Setelah kontrak selesai, akan diberikan keuntungan khusus seperti belajar di luar negeri.

Perhatian: Bukan kontrak seumur hidup. Masa kontrak maksimal 3 tahun. Kontrak akan diperbarui setiap tahun. Tidak diperbolehkan adanya kontak fisik atau keluhan apa pun.

Lampirkan CV, surat keterangan kesehatan, dan sertifikat tes IQ. Wawancara akan dilakukan setelah lulus seleksi dokumen.

####

Dunia sepertinya sudah semakin gila ketika aku melihat iklan untuk mencari'istri kontrak' yang terpasang di koran hari itu. Apalagi, adikku sendiri yang baru berumur 20 tahun, yang memiliki perbedaan umur lebih dari 12 tahun dengan lelaki itu. Benar-benar sinting!

Setelah bersusah payah menjauhkan dan menyelamatkan adikku, lelaki itu malah berkata padanya dengan wajah datar. 'Tidak ada burung pedar, ayam pun jadi.'

Ayam? Siapa yang ayam? Sekarang ia malah menawariku menjadi istri kontraknya!

Kamis, 16 Januari 2014

[Review] Sweet Misfortune: Cinta dalam Kue Ke(tidak)beruntungan by Kevin Alan Milne

Sweet Misfortune: Cinta dalam Kue Ke(tidak)beruntungan

Judul: Sweet Misfortune: Cinta dalam Kue Ke(tidak)beruntungan
Penulis: Kevin Alan Milne
Penerjemah: Harisa Permatasari
Penerbit: Qanita
Tebal: 456 halaman
Cetakan: 1, Juli 2011

Bagi Sophie Jones, kebahagiaan sama dengan sepotong cokelat: manis, tetapi cepat sekali meleleh dan hilang. Segala macam tragedi sepertinya telah ia alami: kehilangan orangtua, dicampakkan tunangan, dan lain sebagainya. Masa lalunya itu membuatnya percaya bahwa di dunia ini tidak ada kebahagiaan.

Dia pun menumpahkan kesedihannya dengan menjual Misfortune Cookies—kue-kue yang menyimpan secarik pesan ketidakberuntungan di dalamnya. Kue itu laku keras, dan dia merasa senang. 

Di sela-sela itu, Garrett Black, mantan tunangannya yang punya andil dalam semua penderitaannya, tiba-tiba muncul dan memohon untuk kembali padanya. Awalnya Sophie menolak mentah-mentah. Namun, ketika Garrett terus memohon, Sophie mengajukan tantangan: Garrett harus membuktikan bahwa kebahagiaan sejati memang ada. Bila dia berhasil, Sophie akan mempertimbangkan permintaannya. Akankah Garett berhasil? Dan dapatkah mereka kembali bersama?

Selasa, 14 Januari 2014

[Review] Sunset Bersama Rosie by Tere Liye

Sunset Bersama Rosie

Judul: Sunset Bersama Rosie
Pengarang: Tere Liye
Penerbit: Mahaka Publishing
Tebal: 429 hlm.
Rilis: November 2011

Sebenarnya, apakah itu perasaan? Keinginan? Rasa memiliki? Rasa sakit, gelisah, sesak, tidak bisa tidur, kerinduan, kebencian? Bukankah dengan berlalunya waktu semuanya seperti gelas kosong yang berdebu, begitu-begitu saja, tidak istimewa. Malah lucu serta gemas saat dikenang.
Sebenarnya, apakah pengorbanan memiliki harga dan batasan? Atau priceless, tidak terbeli dengan uang, karena hanya kita lakukan untuk sesuatu yang amat spesial di waktu yang juga spesial? Atau boleh jadi gratis, karena kita lakukan saja, dan selalu menyenangkan untuk dilakukan berkali-kali.
Sebenarnya, siapakah yang selalu pantas kita sayangi? 
Sebenarnya, apakah itu arti 'kesempatan'? Apakah itu makna 'keputusan'?
Bagaimana mungkin kita terkadang menyesal karena sebuah 'keputusan' atas sepucuk 'kesempatan'?

Sebenarnya, dalam hidup ini, ada banyak sekali pertanyaan tentang perasaan yang tidak pernah terjawab. Sayangnya, novel ini juga tidak bisa memberikan jawaban pasti atas pertanyaan-pertanyaan itu. Novel ini ditulis untuk menyediakan pengertian yang berbeda, melalui sebuah kisah di pantai yang elok. Semoga setelah membacanya, kita akan memiliki satu ruang kecil yang baru di hati, mari kita sebut dengan kamar 'pemahaman yang baru'.